Abstract :
Pepaya merupakan tanaman buah yang mudah didapat serta tergolong
dalam tanaman yang berbuah sepanjang tahun dan tidak mengenal musim.
Buah pepaya matang sifatnya mudah rusak sehingga perlu diolah, misalnya
dimanfaatkan sebagai bahan baku saus, soft candy dan dodol. Bahan
organik yang terkandung dalam buah pepaya dapat dimanfaatkan melalui
proses fermentasi. Produk fermentasi yang dapat dibuat dari buah pepaya
adalah nata. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai ekonomis pepaya
yaitu dengan mengolahnya menjadi nata buah pepaya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi sukrosa terhadap sifat
kimia dan organoleptik nata buah pepaya dan mengetahui berapa
konsentrasi sukrosa terbaik yang disukai panelis dan sifat kimia. Penelitian
ini menggunakan metode eksperimental dengan pengujian langsung di
laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
perlakuan konsentrasi penambahan sukrosa yang terdiri dari 5 perlakuan P1
Konsentrasi Sukrosa 2%, P2 Konsentrasi Sukrosa 5%, P3 Konsentrasi
Sukrosa 8%, P4 Konsentrasi Sukrosa 14%, P5 Konsentrasi Sukrosa 17%.
Masing-masing perlakuan diulangi 3 kali sehingga diperoleh 15 unit
percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan Analisis Keragaman
(Analysis of Variance) pada taraf nyata 5%. Bila terdapat perlakuan yang
berpengaruh secara nyata (signifikan), maka diuji lanjut menggunakan (Uji
BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian sukrosa dalam
pembuatan nata buah papaya memberikan pengaruh nyata terhadap sifat
kimia (kadar abu dan kadar serat) dan organolpetik (rasa, tekstur, warna dan
aroma). Semakin tinggi konsentrasi sukrosa pada masing perlakuan
memberikan peningkatan terhadap nilai kadar serat dan abu dengan
frequensi angka yang fluktuatif. Semakin tinggi konsentrasi sukrosa pada
masing perlakuan memberikan peningkatan terhadap nilai aroma, rasa,
tekstur dan warna dengan frequensi angka yang fluktuatif. Perlakuan terbaik
terdapat pada perlakuan (70 gr + Ekstrak Buah Pepaya 500 ml) dengan
kadar serat 14,04%, kadar abu 2,44% dan hasil penilaian organoleptik
aroma
Kata Kunci : Acetobacter xylinum, pepaya, sukrosa, sifat kimia, sifat
organoleptik