Abstract :
Pada era globalisasi menuntut perusahaan saat ini untuk inovatif agar tetap bertahan serta mampu bersaing dengan perusahaan lain. Untuk itu diperlukan beberapa strategi perusahaan agar perusahaan dapat tetap bertahan serta terus maju dan berkembang salah satu dari strategi tersebut adalah penggabungan dua perusahaan atau lebih atau biasa di sebut dengan merger. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan kinerja kuangan pada perusahaan PT.MNC Kapital Indonesia Tbk. Sebelum dan setelah perusahaan melakukan merger.tujuan pelaksanaan penelitian adalah untuk mengetahuai kinerja keuangan yang di lihat dari rasio likuiditas rasio solvabilitas rasio aktivitas rasio profitabilitas. Jenis penelitian yang di gunakan berdasarkan tingkat eksplansinya yaitu jenis penelitian kuantitatif deskriptif atau penelitian yang digunakan untuk mengetahui kinerja laporan keuangan PT.MNC Kapital Indonesia Tbk. Dengan penggunaan analisis rasio keuangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa informasi laporan keuangan yang terdiri adari laporan neraca dan laporan laba rugi 10 priode lalu yaitu 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2018 yang di ambil dari web Bursa efek indonesia. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dokumentasi yaitu data laporan keuangan yang terdidir darai nercara dan laporan laba rugi pada tahun 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2018. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis kulitatif dan kuantitatif. Menhitung rasio keuangan kemudian menejlaskan dengan kalimat yang informatif, hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi keuanngan PT.MNC Kapital Indonesia Tbk selama 2008 sebelum melakukan merger dana pada tahun 2018 setelah melakukan merger tergolong kurang baik. Hal ini disebabkan kemampuan dan kinerja manajemen yang kurang baik khususnya dalam perputaran piutang, yang tkurang mampu mencapai target omzet penjualan.