Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
ANDIRA, TENRI OKTAVIANTARI UTAMI
Subject
613.9 Pembatasan Kelahiran dan Kesehatan Reproduksi
Datestamp
2020-09-25 04:10:43
Abstract :
Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) adalah indikator dalam obstetri. Sekitar 800 wanita meninggal setiap hari disebabkan oleh hal yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. WHO memperkirakan 15.000 dari sekitar 4,5 juta wanita melahirkan di Indonesia mengalami komplikasi yang menyebabkan kematian. Data profil kesehatan NTB didapatkan Ibu hamil resiko tinggi atau dengan komplikasi tahun 2017 sebanyak 27.411 orang atau 119,33% dari perkiraan bumil dengan komplikasi.Usia Ibu hamil >35 tahun dapat mengalami komplikasi dikarenakan organ jalan lahir sudah tidak lentur memungkinkan mengalami penyakit dan reproduksi wanita sudah mengalami penurunan kemampuan untuk bereproduksi.Ibu hamil multigravida (melahirkan ≥2 kali) dan grandemultipara (melahirkan ≥5 kali) termasuk golongan resiko tinggi, karena banyaknya kemungkinan timbulnya kesulitan–kesulitan. Untuk menurunkan AKI pemerintah mencanangkan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) yang dilaksanakan secara komprehensif. Data yang diperoleh di Puskesmas Karang Taliwang pada tahun 2018 jumlah ibu bersalin mencapai 200 orang. Sedangkan dari tanggal 1 Januari hingga saat ini jumlah ibu bersalin meningkat mencapai 225 ibu bersalin hingga jumlah ibu bersalin di tahun 2019 meningkat hingga 25% dari tahun 2018.
Metode Penelitian :Subyek study kasusIbu hamil G4P3A0H3 (multigravida), umur 44 tahun (umur beresiko) dengan persalinan normal. Jenis data dalam study kasus ini menggunakan data primer dan data sekunder.Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan paduan wawancara, penapisan ibu bersalin, SOP dan checklist APN, lembar observasi kala I fase laten dan fase aktif (partograf). Analisa data dengan menggunakan data kualitatif.
Hasil Penelitian: Hasil studi kasus pada penelitian ini tidak di temukan adanya komplikasi pada Ibu dan bayikarena Nyâ€S†dideteksi hamil beresiko dari awal kehamilan dan mendapatkan asuhan secara komprehensif dimulai kehamilan oleh bidan sehingga resiko komplikasi dapat dicegah.
Kesimpulan : Terdapat kesenjangan antara teori dan praktik
Kata Kunci : APN, Multigravida
Daftar Pustaka : 11 buku, 5 Jurnal (2010-2019)