Abstract :
Masalah Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih banyak di temukan di Indonesia terutama disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada masa kehamilan. Sehingga zat gizi tidak memenuhi kebutuhan tubuh. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan adanya alternative Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) cenderung dikatakan rawan karena jika kondisi ini berlanjut bisa menyebabkan resiko dan komplikasi seperti berat badan ibu tidak bertambah secara normal, anemia, perdarahan dan terkena penyakit infeksi, bayi lahir premature (kurang bulan), bayi stunting, dan berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan studi kasus ini adalah mampu memberikan asuhan secara berkesinambungan terhadap Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Ny â€N†dengan Kekurangan Energi Kronisdi Puskesmas Tanjung Karang Tahun 2019.
Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang dilakukan dengan studi kasus. Subyek studi kasus adalah ibu hamil Ny “N“ G1P0A0H0 umur 20 tahun UK 36 – 37 minggu T/H/IU preskep keadaan umum ibu dan janin baik dengan KEK. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, pengukuran, dan pemeriksaan fisik, dan melakukan observasi dengan mengunakan metode SOAP. Analisis data yang dilakukan dalam studi kasus yaitu reduksi data, menyajikan data, menarik kesimpulan. Kesimpulan dari asuhan kebidanan pada ibu hami ldengan KEK dilakukan asuhan antenatal care selama 3 kali dengan cara memberikan Ibu penyuluhan tentang gizi seimbang dan pemberian PMT, memberikan dampak yaitu Ibu mengalami kenaikan berat badan tetapi masih tidak sesuai dengan penambahan berat badan seharusnya. Hal ini juga dipengaruhi oleh paritas. Pada ibu primigravida tingkat pengetahuan tentang kehamilannya dan gizi masih kurang.