Abstract :
Desa Kembang Kerang sebagian besar adalah wilayah perumahan yang
diiringi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dapat mengakibatkan
bertambahnya konsumsi air bersih. Sehingga keadaan seperti ini dapat
berpengaruh langsung pada ketersediaan air (potensi air) bersih yang digunakan
untuk memenuhi kebutuhan wilayah Desa Kembang Kerang. Beberapa tahun ke
depan jumlah pertumbuhan penduduk akan semakin pesat yang tentunya akan
berpengaruh terhadap peningkatan jumlah kebutuhan air bersih. Ketersediaan air
yang ada belum tentu dapat menyeimbangi kebutuhan air bersih yang terus
meningkat, untuk itu perlu dilakukan analisis ketersediaan air bersih yang ada
sampai beberapa tahun ke depan.
Dalam penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan air bersih di Desa
Kembang Kerang yang bersumber dari mata air Tibu (Aik Mata Lentak). Selain itu
peneliti juga menganalisa pertumbuhan penduduk untuk 5 tahun kedepan dengan
menggunakan metode Aritmatik, Geometrik dan Last square. Analisa ini bertujuan
untuk mengetahui kebutuhan air masyarakat untuk 5 tahun mendatang. Analisa ini
menggunakan formula hazen-wiliams yang di aplikasikan dalam aplikasi Epanet
2.0.
Analisa kebutuhan air bersih di Desa Kembang Kerang bertujuan untuk
memperediksi kebutuhan air bersih selama 5 tahun hingga tahun 2025. Proyeksi
jumlah penduduk di hutung menggunakan analisa last square karena memiliki
standar deviasi terkecil. Hasil analisa menunjukkan jumlah pertumbuhan penduduk
di tahun 2025 adalah 7351 jiwa, dengan kebutuhan air total 5,692 liter/detik masih
dapat di penuhi oleh sumber mata air yang ada. Sumber mata air yang digunakan
memiliki debit 7,298 liter/detik. Lebih besar dari kebutuhan air.
Kata kunci: Analisa, Kebutuhan Air, Pertumbuhan Penduduk, Desa Kembang Kerang, Epanet 2.0.