DETAIL DOCUMENT
PERAN MUHAMMADIYAH DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI GERAKAN ‘AISYIYAH NUSA TENGGARA BARAT DI DESA RHEE LOKA KECAMATAN RHEE KABUPATEN SUMBAWA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
HESTI, LESTARI
Subject
300.6 Organisasi dan Manajemen di Bidang Ilmu Sosial 
Datestamp
2021-06-24 04:01:15 
Abstract :
Kemiskinan sudah menjadi masalah global yang dialami oleh smua Negara yang ada di dunia. Kemiskinan tidak hanya terjadi di Negara maju, kemiskinan juga tidak luput terjadi di Negara berkembang. Begitu pula di Indonesia kemiskinan menjadi salah satu permasalahan yang belum bisa di selesaikan sampai saat ini. Kemiskinan selalu menjadi alasan utama bagi perempuan selalu mendapatkan kekerasan, maka dari itu pemerintah selalu berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pemberdayaan merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk peningkatan kesejahteran terhadap perempuan, Muhammadiyah selaku organisasi islam yang besar di Indonesia mempunyai tujuan menjunjung tinggi dan menegakkan sya?riat islam. Kemiskinan tidak luput juga dirasakan di tingkat desa, Desa Rhee Loka Kecamatan Rhee kabupaten Sumbawa juga merasakan dampak tersebut, pada tahun 2017 Desa Rhee Loka memiliki jumlah masyarakat di usia 16-59 tahun yang tidak pernah sekolah, dari data tersebut laki-lahi 195 orang dan perempuan 175 orang yang tidak mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan karna keterbatasan ekonomi. Pemberdayaan perempuan dapat dilakukan melalui organisasi keperempuanan yaitu melalui gerakan Aisyi?yah yang merupakan organisasi keperempuanan yang didirikan oleh Muhammadiyah, melalui salah satu organisasi otonomnya yaitu Aisyi?yah yang menaungi perempuan melakukan pemberdayaan perempuan guna mengurangi kekerasan, pelecehan , kemiskinan yang terjadi terhadap perempuan. Muhammadiyah dan Aisyi?yah memberikan keleluasaan untuk kaum perempuan bekerja diluar rumah, Aisyi?yah sendiri membenahi pandangan yang merendahkan / kurang menghargai sumbangan perempuan dalam pengembangan masyarakat dan pembangunan belum dipahami secara tepat dan mengakibatkan belum diterima sepenuhnya oleh pengemabil keputusan, perumus kebijakan dan perencana pembangunan. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram