DETAIL DOCUMENT
UJI AKTIVITAS ANTIMALARIA IN VITRO EKSTRAK ETANOL UMBI ASHITABA (Angelica keiskei Koidzumi)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Nadya, Silva Rosa
Subject
613.6 Topik-topik Khusus tentang Kesehatan dan Keselamatan 
Datestamp
2019-12-02 03:47:24 
Abstract :
Malaria adalah penyakit menular yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles sp yang masih merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dan mengalami resistensi terhadap klorokuin.Nusa Tenggara Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang merupakan insiden malaria tertinggi kedua, sekitar 1.190 kasus malaria pada tahun 2017.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antimalaria dengan uji in vitro ekstrak umbi ashitaba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian true eksperimental dengan pendekatan post-test only control group design terhadap Plasmodium falciparum strain 3D7 menggunakan metode mix gass dengan konsentrasi 100 µg/ml, 10 µg/ml, 1 µg/ml, 0,1 µg/ml dan 0,01 µg/ml. Hasil skrinning fitokimia dan identifikasi KLT menunjukkan bahwa ekstrak mengandung senyawa flavonoid dan memiliki persen hambatan konsentrasi 100 µg/ml (66,36%), 10 µg/ml (42,90%), 1 µg/ml (29,32%), 0,1 µg/ml (12,81%) dan 0,01 µg/ml (2,62%) dengan nilai IC50 sebesar 16,091 µg/ml. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak umbi ashitaba dengan konsentrasi 100 µg/ml dan 10 µg/ml dapat dikategorikan sebagai salah satu agen antimalaria karena dapat menghambat >30% parasit. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram