Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui konsentrasi penambahan CaCl2 yang tepat untuk menghasilkan mutu manisan buah lontar yang baik dan disukai oleh panelis dan untuk Mengetahui pengaruh penambahan CaCl2 terhadap mutu manisan buah lontar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimental dan rancangan yang digunakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu konsentrasi CaCl2 dengan perlakuan : P1 = Konsentrasi CaCl2, 5%, P2 = Konsentrasi CaCl2, 10%, P3 = Konsentrasi CaCl2, 15%, P4 = Konsentrasi CaCl2, 20% dan P5 Konsentrasi CaCl2, 25%. Tahapan penelitian ini terdiri dari: (1) Proses pembuatan manisan buah lontar, (2) Uji sifat kimia (kadar air, kadar vitamin C dan kadar gula reduksi), (3) Analisis sifat organoleptik manisan buah lontar. Berdasarkan hasil analisis, konsentrasi kalsium klorida (CaCl2) berpengaruh terhadap sifat kimia (parameter kadar air, kadar vitamin C dan kadar gula reduksi ) serta sifat organoleptik (parameter warna dan tekstur), tetapi tidak berpengaruh terhadap rasa dan aroma manisan buah lontar yang diamati. Semakin tinggi konsentrasi CaCl2 yang ditambahan dalam perendaman manisan buah lontar maka kadar air, kadar vitamin C dan kadar gula reduksi akan semakin menurun, sedangkan skor nilai warna, tekstur dan aroma akan semakin meningkat. Konsentrasi kalsium klorida (CaCl2) 5 % merupakan konsentrasi terbaik dalam perendaman manisan buah lontar karena mempunyai kadar air 13,43%, Kadar Vitamin C 9,32%, kadar gula reduksi 2,46%, warna coklat muda, tekstur agak lunak serta aroma dan rasa disukai panelis.
Kata kunci: Buah Lontar, Manisan,sifat kimia, sifat organoleptik, CaCl2