Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
HERIAWANSYAH, HERIAWANSYAH
Subject
622.1 Eksploitasi, Eksplorasi
Datestamp
2021-02-18 01:16:42
Abstract :
Pertambangan dalam skala kecil dilakukan dalam bentuk pertambangan rakyat.dalam melakukan kegiatan penambangan yang berada di Desa Lantung tidak di imbangi dengan peralatan, masih menggunakan alat-alat yang sederhana fasilitas, pengetahuan, dan permodalan. Sehingga rentan terhadap kecelakaan kerja, dan terkadang menimbulkan pencemaran dan kerusakan lingkungan yang tidak terkendali.Dengan dilakukan penelitian ini diharapkan masyrakat dapat meningkatkan pengetahuan tentang keselamatannya.Selain itu keterbatasan dalam kondisi normal baru (new normal) maka tantangan baru timbul dengan adanya pandemi Covid-19 atau sering disebut dengan virus corona. Kondisi penyebaran virus tentu akan memberikan dampak terhadap operasional pertambangan termasuk tambang rakyat, maka dari itu masyarakat penambang harus mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian saya dilapangan terdapat beberapa resiko atau bahaya yang sering dialami oleh masyarakat penambang rakyat pada saat melakukan penggalian seperti tertimpah material, terpukul palu, gangguan pernapasan, terpleset.Potensi cidera yang paling banyak ditemukan adalah terpukul palu (50%).Pada masa pandemi covid-19 ada sedikit perubahan, mengenai alat yang di terapkan oleh masyrakat penambang rakyat berupa masker.Masyarakat yang menggunakan masker terdapat (30%) yang tidak menggunakan masker (50%), maka hasil tersebut menunjukkan bahwa keselamatan dan kesehatan atau lingkungan kerja masyarakat penambang sangat berbahaya atau tidak aman bagi penambang rakyat di Desa Lantung Kecamatan Lantung Kabupaten Sumbawa.