Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan reformasi kebudayaan negara Turki pada masa kepemimpinan Mustafa Kemal Ataturk 19241927. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dengan menggunakan empat langkah penelitian yaitu, heuristik, kritik, interpretasi dan, historigrafi. Berdasarkan hasil penelitian dan proses pengumpulan serta pencarian data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa reformasi kebudayaan negara Turki pada masa kepemimpinan Mustafa Kemal Ataturk 1924-1927yaitu; 1) Reformasi dalam bidang agama yaitu; penghapusan agama dalam konstitusi negara, menyamakan masjid dengan gereja, menutup perkembangn aliran-aliran dalam Islam, pembatasan media dakwah Islam, mengubah kedudukan syeikhul Islam dan institusi agama serta pelarangan pergi haji, 2) Reformasi dalam bidang social yaitu; cara berpakaian, penggantian sistem penanggalan, dan pengadopsian hukum perdata Swiss,3) Reformasi dalam bidang pendidikan yaitu; penghapusan sekolahsekolah
keagamaan, menghapuskan pendidikan agama di sekolah formal dan mendirikannya sekolah agama milik pemerintah. Semua pembaharuan yang dilakukan pada ketiga bidang tersebut merupakan langkah yang diambil dalam upaya penghapusan simbol yang telah melekat dalam masyarakat Turki sebagai masyarakat muslim dan mencoba untuk menggantikan warisan kebudayaan yang ada dengan kebudayaan baru yang becorak ke barat.