Abstract :
Pariwisata merupakan salah satu upaya pemanfaatan sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi bagi suatu daerah terlebih jika, masyarakat di daerah tersebut bisa menggelola sumber daya alam dengan sehingga dapat menarik pengunjung baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Salah satu kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai potensi pariwisata adalah Geologi. Potensi kekayaan geologi yang dimiliki Indonesia beraneka ragam sehingga jika dimanfaatkan secara optimal maka, kekayaan geologi di Indonesia dapat dijadikan taman bumi atau geopark. Pulau Lombok merupakan salah satu pulau di gugusan kepulauan provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menyimpan banyak sekali keindahan alam, salah satunya terletak di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.
Pariwisata merupakan bagian penting pada suatu daerah karena menjadi sektor andalan dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan adanya pariwisata juga akan membuka ruang serta cenderung menimbulkan dampak positif berupa adanya pariwisata bisa memakmurkan aspek kehidupan masyarakat. Potensi pariwisata yang ada di Lombok barat terutama Kecamatan Sekotong sangat mendukung dan memberikan kesempatan serta harapan untuk lebih ditingkatkan lagi pengembangannya.
Dalam menentukan pengembangan potensi goewisata tentu diperlukan peran dan masukan dari para pemangku kepentingan termasuk di dalamnya adalah pemerintah, masyarakat, dan para ahli. Masukan dalam bentuk parameter-parameter pengembangan dapat disusun menjadi skala prioritas sehingga pola pengembangan geowisata akan terarah. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyusun skala prioritas tersebut adalah Analytical Hierarchy Process (AHP).