Abstract :
Latar belakang penelitian ini diteliti disebabkan karena novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer mengisahkan tentang seorang pemuda Jawa (Priyayi). Novel ini mengisahkan tentang seorang pemuda yang melakukan penyimpangan terhadap kebudayaannya yaitu budaya Jawa Tradisional. Novel ini menarik untuk dikaji karena masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk penyimpangan budaya dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Berdasarkan rumusan masalah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyimpangan budaya dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer menggunakan kajian sosiologi sastra. Jenis penelitian ini adalah kualitatif untuk menghasilkan data berupa teknik deskriptif, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan telaah isi. Sesuai dengan teknik yang digunakan dalam penelitian ini, maka data yang sudah terkumpulakan dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bentuk penyimpangan budaya dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer adalah bagaimana bentuk penyimpangan budaya yang dilakukan Minke (tokoh utama). Ada tiga bentuk penyimpangan budaya. Pertama, sungkem dalam kebudayaan Jawa. Kedua, adanya perbedaan ras antara orang-orang Eropa dan Pribumi. Ketiga, perlawanan Pribumi terhadap Eropa. Setiap karya sastra pada dasarnya memberikan inspirasi bagi para pembacanya agar tidak lagi menjadi objek tetapi juga bisa menjadi subjek bagi dirinya hal tersebut yang mendorong peneliti melakukan penelitian terhadap tokoh utama agar kebudayaan asli Jawa selalu dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: Penyimpangan Budaya, Bumi Manusia, dan Sosiologi Sastra