Abstract :
Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, diIndonesia terdapat kehamilan pada usia yang sangat muda yaitu kurang dari 15 tahun sebesar 0,02% dan pada usia 15-19 tahun sebesar 1,97%. Ada beberapa alasan yang mendasari terjadinya hal ini antara lain faktor tuntutan untuk kawin muda dan akses terhadap pendidikan dan pekerjaan, dan pengaruh media massa maupun gaya hidup yang bebas. Tujuan umum dari penelitian ini adalah Mengetahui gambaran faktor determinan dan resiko pada ibu hamil usia muda di Puskesmas Tanjung Karang Tahun 2019.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskripsi dengan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian ini menggunakan variabel tunggal, tekhnik pengambilan sampel yang digunakan dipenelitian ini menggunakan consecutive sampling, tekhnik penggumpulan data dalam penelitian ini adalah data sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden, pendidikan dasar sebanyak 40 orang (67%), tidak bekerja sebanyak 45 orang (83%), pendapatan keluarga < UMK6h ( 2.013.000) sebanyak 60 orang (100%), indeks masa tubuh normal ≥18,5-<25,9 sebanyak 25 orang (42%), tidak kekurangan energi kronik < 23 sebanyak 52 orang (87%), anemia Hb  11 gr% sebanyak 44 orang (73%).
Kesimpulan : ibu hamil usia muda di Puskesmas Tanjung Karang Tahun 2019 yang paling dominan adalah ibu yang mengalami anemia sebanyak 44 orang (73%). Saran : Diharapkan kepada ibu hamil di usia muda untuk meningkatkan wawasan dan informasi baik dari media masa maupun media elektronik khususnya tentang faktor determinan dan resiko pada ibu hamil usia muda.
Kata kunci : Faktor Determinan dan Resiko Pada Ibu Hamil Usia Muda