DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN BERAS MERAH (Oryza nivara) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN Monacus purpureus (ANGKAK) TERHADAP PENURUNAN KADAR LDL PADA TIKUS GALUR Sprague dawley
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Armiatin, Damayanti
Subject
615.2 Obat-obatan Anorganik 
Datestamp
2019-12-04 03:00:33 
Abstract :
Hiperkolesterolemia merupakan suatu kondisi dimana kadar kolesterol LDL dalam darah meningkat dan kadar kolesterol HDL menurun dibawah batas normal. Rendahnya kadar kolesterol HDL dan tingginya kadar kolesterol LDL dapat meningkatkan risiko aterosklerosis. Angkak merupakan produk fermentasi dari beras merah menggunakan kapang Monascus purpureus. Angkak mengandung senyawa metabolit sekunder seperti monokolin K yang identik dengan lovastatin yang berfungsi sebagai antikolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian angkak beras merah terhadap penurunan kadar LDL dengan dosis 15 mg/200gBB, 40 mg/200gBB, dan 65 mg/200gBB pada tikus yang di induksi pakan tinggi kolesterol. Jenis penelitian ini adalah true eksperimental laboratorium dengan metode pre and post test control group design. Objek penelitian ini adalah tikus putih galur sprague dawley, jantan, umur 2-3 bulan sebanyak 35 ekor dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok I (kelompok normal), kelompok II (kontrol negatif), kelompok III (angkak dosis 15 mg/200gBB), kelompok IV (angkak dosis 40 mg/200gBB), dan kelompok V (angkak dosis 65 mg/200gBB). Pemberian dilakukan dengan sonde oral. Pemeriksaan kadar LDL dilakukan setelah 6 hari perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angkak dosis 15 mg/200gBB, 40 mg/200gBB, dan 65 mg/200gBB mampu menurunkan kadar LDL pada tikus yang diinduksikan pakan tinggi kolesterol dengan presentase penurunan sebesar 59,66%, 36,01% dan 43.36%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Angkak beras merah yang mengandung lovastatin mimiliki pengaruh sebagai antikolesterol terhadap penurunan kadar LDL pada tikus. Dosis yang paling baik dalam menurunkan kadar LDL pada tikus yaitu pada dosis 15 mg/200gBB yaitu sebesar 59.66 %. Kata kunci : Angkak, Monascus purpureus, Lovastatin, LDL 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram