Abstract :
Usaha mikro, kecil, menengah atau biasa disebut dengan UMKM merupakan program nasional ekonomi produktif mandiri yang dilakukan oleh perseorangan tanpa kendala pada perusahaan bisnis lain. Banyak UMKM yang tidak ditangani oleh dinas terkait sebagai akibat dari banyaknya UMKM di Kabupaten Dompu. Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Dompu menjalankan program sesuai dengan rencana program dan kegiatan yang disusun dalam Renstra program dengan mengembangkan usaha kecil dan mikro dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Dompu. Program pengembangan usaha kecil dan mikro yang dilakukan oleh pemerintah menarik penulis untuk melakukan penelitian apakah pengembangan UMKM sudah efektif atau belum efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengembangan UMKM yang dilakukan oleh Disna Koperasi Kabupaten Dompu sudah efektif atau belum. Peneliti menggunakan 4 aspek untuk mengukur efektivitas program pengembangan UMKM di Kabupaten Dompu yang diidentifikasi dari produktivitas, motivasi, adaptasi dan integritas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disna Koperasi Kabupaten Dompu dalam melakukan pemberdayaan melalui pembinaanUMKM sudah optimal, sedangkan ada beberapa aspek yang belum optimal, hal ini terkait dengan pengadaan kuota pelatihan yang minim dan sosialisasi yang belum efektif. Rekomendasi yang diperoleh dari penelitian ini adalah; peningkatan kuota pelatihan dan sosialisasi pengembangan usaha terkait kebijakan pemerintah tentang UMKM.