Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Kurniati, Kurniati
Subject
630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Datestamp
2021-09-25 01:25:51
Abstract :
Pembuatan susu jagung yang siap diminum memiliki kendala terbentuknya endapan selama penyimpanan.Oleh karena itu diperlukan berbagai bahan penstabil dalam pembuatan susu jagung salah satunya adalah penggunaan karaginan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan karaginan terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik susu jagung daun kelor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan di Laboraturium. Penelitian ini di rancang meggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan satu faktor yaitu penambahan karaginan pada susu jagung daun kelor yang terdiri atas 6 perlakuan yaitu P0 tanpa karaginan = 0% P1 konsentrasi karaginan = 0,2 % P2 konsentrasi karaginan = 0,4% P3 konsentrasi karaginan = 0,6% P4 konsentrasi karaginan = 0,8% P5 konsentrasi karaginan = 1,% karaginan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis keragaman (Analysis of variance) pada taraf nyata 5% bila terdapat perlakuan yang berpengaruh secara nyata maka diuji lanjud menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata dengan yang sama. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan karaginan berpengaruh secara nyata terhadap sifat kimia (parameter kadar Abu kadar Protein dan kadar Vitamin C), dan sifat fisik (parameter warna dan viskositas). Pada sifat organoleptik dengan metode skoring, penambahan karaginan berpengaruh nyata terhadap rasa aroma dan kekentalan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma. Sedangkan dengan metode hedonik penambahan karaginan berpengaruh nyata terhadap aroma tetapi tidak berbeda nyata terhadap warna rasa dan kekentalan. Semakin tinggi penambahan karaginan maka kadar abu, kadar protein, kadar vitamin C, warna semakin meningkat. Pada uji organoleptik kekentalan juga semakin meningkat sedangkan pada rasa,aroma dan warna cenderung naik turun. Perlakuan terbaik yang disukai penelis adalah perlakuan P4 dengan penambahan karaginan 0,8 %.