Abstract :
Penelitian ini di lakukan di kawasan wisata budaya Wae Rebo, Dengan tujuan untuk mengetahui ketersediaan aksesibilitas di kawasan wisata budaya Wae Rebo dan untuk mengetahui tingkat kelayakan aksesbilitas di kwasan wisata budaya Wae Rebo, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpilan data primer menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya di analisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitiaan menunjukan bahwa untuk ketersediaan akses informasi, jalan dan parkir hanya terdapat di beberapa titik saja kemudian dengan tingkat kelyakan yang ada di Desa Wae Rebo dengan menggunakan standar Peraturan Menteri Pariwisata nomor 3 tahun 2018 menunjukan bahwa tingkat kelayakan aksesibilitas yang ada di desa wae rebo misalanya; akses informasi, akses kondisi jalan dan akses parkir di mana di kawasan ini tidak terdapat standar kelayakan yang di tuangkan pada aturan menteri pariwisata, Untuk Pemerintah Kecamata Satar Mese Barat, Kabupaten Manggari, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur akan lebih memeperhatikan ketersediaan aksesbilitas di kawasan wisata budaya Wae Rebo.