Abstract :
Pelabuhan Badas memiliki peran penting dan strategis bagi masyarakat untuk pertumbuhan industri dan perdagangan serta merupakan segmen usaha yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional serta membuka akses pertumbuhan yang lebih cepat pada detinasi-destinasi strategis seperti gili-gili atau pulau kecil dikawasan Samota (teluk saleh, Pulau Moyo dan biosfer Tambora). karena selain menjadi gerbang penghubung antara pulau Sumbawa dan Pulau Jawa dengan rute sumbawa badas- Surabaya jawa yang berartikan bahwa akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Pulau tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan dan tingkat pelayanan fasilitas pelabuhan Badas dengan memperhatikan 6 (enam) dimensi pelayanan yaitu keselamatan, keamanan, kehandalan/keteraturan, kenyamanan, kemudahan/keterjangkauan, dan kesetaraan. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan survey menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan pelayanan fasilitas pelabuhan Badas.
Metode pengolahan data yang digunakan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna fasilitas pelabuhan yaitu menggunakan metode analisa importance and performance analysis (IPA) dan menganalisis pelayanan dengan metode checklist berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No 39 tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan penumpang atau pelanggan terhadap kualitas pelayanan fasilitas pelabuhan Badas berdasarkan 6 (enam) dimensi dianggap cukup memuaskan dengan skor tingkat kepuasan yaitu 3,58 dan tingkat kinerja kualitas pelayanan terhadap sarana pelabuhan sudah sesuai kriteria atau berdasarkan standar pelayanan peraturan menteri perhubungan no 39 tahun 2015 dengan prosentase 77% cukup memenuhi kriteria.