Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Sudirman, Sudirman
Subject
630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Datestamp
2021-09-28 02:22:57
Abstract :
Komposmerupakan sisa tanaman dan kotoran hewan yang telah mengalami proses dekomposisi atau pelapukan.Faktor yang menentukan kualitas kompos adalah bahan stater. Bahan stater merupakan bahan tambahan untuk mempercepat proses dekomposisi bahan organik tersebut menjadi kompos yang bermutu. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektivitas jenis bahan stater pada pengomposan kotoran sapi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimental dengan percobaan di lapangan dan laboratorium. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan satu faktor yaitu jenis larutan stater yang terdiri atas 4 perlakuan sebagai berikut, P1 : Larutan stater menggunakan EM4, P2 : Larutan stater menggunakan air cucian beras, P3 : Larutan stater menggunakan Limbah buah dan P4 : Larutan stater menggunakan air kelapa. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu Jumlah mikroba, Suhu, pH, C ? Organik, N ? Total dan C/N Ratio. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Anova(analysis of variance) pada taraf 5%. Bila ada yang berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian menunjukan bahwajenis stater memberikan pengaruh secara nyata terhadap jumlah mikroba, C ? organik, N ? total, C/N ratio. Hasil perlakuan terbaik pada bahan stater terdapat pada perlakuan P3. Dengan jumlah mikroba sebesar 27.30CFU/ml. Pada pupuk kompos menunjukan jumlah mikroba tertinggi terlihat pada perlakuan P1 dengan jumlah mikroba sebesar 2.87 CFU/ml, nilai suhu 32oC, pH 8, C- Organik 8.66 %, N ? total 0.21 %, C/N ratio 40.90.