Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
HANA, KHAERUNNISA
Subject
607 Pendidikan, Riset dan Topik Terkait di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam
Datestamp
2021-11-02 03:45:23
Abstract :
Pepaya merupakan salah satu komoditas hortikultura Indonesia yang memiliki berbagai fungsi dan manfaat. Sebagai buah segar, pepaya banyak dipilih konsumen karena selain harganya yang relatif terjangkau, juga memiliki kandungan nutrisi yang baik. Pepaya diduga mengandung senyawa metabolit sekunder. Untuk mengetahui seyawa metabolit sekunder tersebut Skrining fitokimia merupakan tahap pendahuluan dalam suatu penelitian. Skrining fitokimia biji pepaya dilakukan untuk mengetahui apakah biji pepaya mengandung flavonoid, alkaloid, glikosida, steroid/terpenoid, saponin dan tanin .Tujuan penelitianuntuk mengetahui kandungan metabolite sekunder yang terdapat pada biji pepaya di Pulau Lombok. Metode pada penelitian ini yaitu metode analisis kualitatif. Pengambilan data pada penelitian ini menggunkan 6 uji yaitu uji flavonoid, alkaloid, glikosida, steroid/ terpenoid, saponin dan tanin. Hasil yang didapatkan pada pengujian senyawa metabolit sekunderekstrak biji pepaya pada keempat Kabupaten Dipulau Lombok menujukkan hasil positif pada pengujian senyawa flavonoid, uji saponin, uji alkaloid dan menunjukkan hasil negatif pada pengujian senyawa tanin, uji senyawa triterpenoid steroid dan uji senyawa glikosida. Penelitain dapat di simpulkan bahwa pada keempat Kabuapaten positif mengandung senyawa metabolite sekunder yaitu flavonoid, saponin dan alkaloid.