Abstract :
Kelurahan Kekalik merupakan salah satu kelurahan yang berada di dalam wilayah kota Mataram. Pembangunan perumahan dan pertokoan di Kelurahan Kekalik yang cukup pesat telah mengurangi area resapan air hujan dan menimbulkan genangan-genangan. Hal ini berdampak pada kapasitas sistem yang menurun dan debit aliran air yang meningkat. Pada umumnya penyebab genangan ialah hujan lebat.
Evaluasi penyebab dilakukan dengan menganalisa hujan maksimumum harian rata-rata dengan metode al jabar dari tiga setasiun hujan yaitu stasiun monjok, bertais, dan gunung sari selama 10 tahun dari tahun 2009 sampai 2018. Kemudian di lanjutkan dengan menganalisa saluran drainase.
Berdasarkan curah hujan yang ada di dapatkan hujan maksimum harian rata-rata sebesar 101.34 mm/hari.dari hasil analisa menggunakan metode aljabar, dan hasil analisa saluran drainase menunjukkan bahwa dimensi eksisting yang terdapat di lapangan telah memenuhi kapasitas untuk menampung debit aliran yang ada. Dimana hasil analisa saluran pada, A1 b = 0.6 m, h = 0.6 m; A2 b = 0.6 m, h = 0.6 m; A5 b = 0.5 m, h = 0.5 m; A6 b = 0.5 m, h = 0.5 m; A8 b = 0.5 m, h = 0.5 m; dan A15 b = 0.6 m, h = 0.6 m. berdasarkan hasil analisa Genangan yang terjadi di lokasi studi disebabkan adanya sampah disaluran drainase dan sedimentasi yang meningkat sehingga menghambat aliran air yang ada.
Kata kunci : genangan, curah hujan, al jabar, drainase