Abstract :
Penelitian ini merupakan penelitian kebahasaan dalam ranah kajian Pragmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk praanggapan dalam peristiwa tutur masyarakar di pasar Tente kabupaten Bima. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat yang sedang berinteraksi di pasar Tente kabupaten Bima. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode observasi, metode rekam, metode wawancara, metode transkripsi, dan metode terjemahan. Penelitian ini dilakukan selama lima belas hari, dengan memperhatikan atau merekam kejadian di pasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 bentuk praanggapan yang terdapat dalam tuturan masyarakat di pasar Tente kabupaten Bima, yaitu (1) praanggapan eksistensial. (2) Praanggapan faktif. (3) Praanggapan leksikal. (4) Praanggapan struktural. (5) Praanggapa non-faktif. (6) Praanggapan konterfaktual. Data dari keenam bentuk praanggapan yang ada dalam peristiwa tutur masyarakat di pasar Tente, yang dominan yaitu data praanggapan eksistensial.
Kata kunci : Praanggapan, Tuturan, Masyarakat