Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
WAHYU, SAPUTRA
Subject
610.92 Petugas Medis, Dokter
Datestamp
2022-03-08 07:42:23
Abstract :
Kadara merupakan tanaman asli Indonesia. Tanaman Kadara ini banyak terdapat di daerah pulau Sumbawa khususnya daerah Bima dan Dompu. Masyarakat secara tradisional menggunakan biji Kadara untuk menyembuhkan malaria, kencing manis (Diabetes melitus), batu ginjal. Flavanoid merupakan senyawa metabolit sekunder tanaman yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) merupakan sistem pemberian obat yang stabil secara menggunakan desain termodinamika dan mampu meningkatkan kelarutan dan biovailabilitas bahan aktif. Penelitian ini penelitian eksperimental bertujuan untuk mengetahui kombinasi minyak, surfaktan dan kosurfaktan yang optimal SNEDDS fraksi etil asetat ekstrak daging biji buah kadara dompu dengan menggunakan metode trial and error. Formulasi terdiri dari komponen minyak kelapa (VCO), surfaktan tween 80, ko-surfaktan (PEG 400). Tujuh formula diformulasikan dengan penambahan ekstrak daging biji buah Kadara dan diuji karakteristik. Satu formula dipilih yaitu F7 dengan rasio perbandingan 1:7:2. Hasil uji karakteristik menunjukkan pada uji kejernihan memiliki tingkat kejernihan paling tinggi yang diamati secara visual, uji waktu emulsifikasi kurang dari 1 menit, dan uji ukuran partikel adalah 16,8 nm, sehingga SNEDDS ekstrak daging biji buah Kadara stabil pada F7 denghan rasio minyak, surfaktan dan ko-surfaktan pada perbandingan 1:7:2 dan telah memenuhi uji karakterisasi SNEDDS yang meliputi uji kejernihan, uji waktu emulsifikasi dan uji ukuran partikel.