Abstract :
Embung Jelenga terletak di Desa Belo, Kec. Jereweh, Kab. Sumbawa Barat. Embung Jelenga berada pada aliran Sungai Brang Ai Ngerang (orde 3) pada DAS Batukeriti dengan luas Tampungan 1,57 km2 dan panjang sungai 1,68 km, maksud dari perbandingan analisis debit banjir rancangan embung Jelenga adalah terutama untuk mengevaluasi beberapa parameter, antara lain meliputi Curah hujan rancangan, hujan efektif, dan hidrograf satuan banjir rancangan.
Penelitian ini merupakan perbandingan debit banjir rancangan dengan menggunakan tiga metode yaitu metode HSS Nakayasu, metode HSS Gama 1 dan metode HSS ITB-1 dimana dari ketiga metode dapat di ketahui Q maksimum yang paling efektif dalam melimpaskan aliran pada sub DAS Batukeriti. Dari hasil perhitungan Q banjir maksimum terbesar di diperoleh pada metode HSS Nakayasu dengan berbagai periode ulang pada kala ulang 100 tahun sebesar 25,456 m3/dt dan minimum di peroleh pada metode HSS Gama 1 dengan berbagai periode ulang pada kala ulang 100 tahun sebesar 10,210 m3/dt. Berdasarkan hasil analisa dari tiga metode hidrograf satuan sintetik, maka metode Hidrograf satuan sintetik yang dapat diterapkan untuk kepentingan perhitungan dan perencanaan bangunan air pada DAS Embung Jelenga adalah Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu.