DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI TERSIER DI DESA MARENTE KECAMATAN ALAS KABUPATEN SUMBAWA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Buya, Hamkah
Subject
632 Kerusakan pada Tanaman Pertanian 
Datestamp
2019-12-10 01:39:35 
Abstract :
Air merupakan salah satu sumberdaya alam yang penting bagi penopang sendi Indonesia yang merupakan Negara agraris dan pembangunan dibidang pertanian menjadi prioritas utama. Indonesia juga salah satu Negara yang memberikan komitmen tinggi terhadap pembangunan nasional.UU No.7 tahun 1996 tentang pangan yang menyatakan bahwa perwujudan ketahanan pangan merupakan kewajiban pemerintah bersama masyarakat (Partowijoto, 2003). Desa Marente merupakan salah satu daerah penyedia saluran irigasi yang cukup luas yaitu sejumlah 258 ha dengan pendistribusian air irigasi mencangkup semua lahan pertanian. Salah satu saluran irigasi yang terdapat di Desa Marente yaitu saluran irigasi tersier yang mengalir di sepanjang lahan pertanian dan perkebunan, dimana bersumber dari sungai dan bendungan.Aliran irigasi ini dapat mencangkup kebutuhan petani dan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.Akan tetapi, kendala dalam penyediaan air irigasi ini yaitu berkurangnya debit air pada musim kemarau yanng dapat mempengaruhi pendistribusian air untuk lahan pertanian.Oleh karena itu tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi saluran bangunan jaringan irigasi tersier dan kinerja jaringan saluran irigasi tersier di Desa Marente. Kondisi saluran irigasi tersier di Desa Marente berdasarkan hasil wawancara dan observasi yaitu termasuk dalam kondisi baik, akan tetapi kurangnya pemeliharaan saluran irigasi tersier yang menjadi kendala dalam proses penyaluran air menuju lahan pertanian.Penilaian kinerja irigasi berdasarkan pendekatan Permen PU No.32 tahun 2007 di Desa Marente dan observasi terhadap jaringan irigasi yang berada di Desa Marente dikategorikan dalam kriteria baik dengan persentasi penilaian yaitu 79 % sesuai dengan parameter dalam penilaian kinerja irigasi, dengan 3 parameter penilaian kinerja yang tertinggi yaitu kondisi prasarana fisik, kondisi operasi dan pemeliharaan, dan perkumpulan petani pemakai air. Kata Kunci : Jaringan Irigasi, Irigasi Tersier, Evaluasi, Kinerja Jaringan 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram