Abstract :
Simpang Empat Jalan Jendral Sudirman Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah ini merupakan simpang tak bersinyal. Tingginya volume kendaraan serta kurangnya kesadaran masyarakat akan sistem prioritas berkendara mengakibatkan besarnya peluang kemacetan yang terjadi pada simpang tersebut. Sehubungan hal itu maka perlu dilakukan penelitian khususnya pada simpang tak bersinyal jalan Jendral SudirmanKota Praya Lombok Tengah untuk mengetahui kinerja dari simpang tersebut, sehingga nantinya simpang pada ruas jalan tersebut dapat melayani arus lalu lintas secara optimal dan pengguna jalan yang melintas dipersimpangan akan merasa tetap aman dan nyaman.
Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan selama tiga hari. Penelitian ini dilaksanakan pada hari senin, Rabu dan sabtu, dimana volume lalu lintas pada jam puncak berada pada hari senin jam 16.30-17.30 WITA sebesar 2964,4 smp/jam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan cara manual yang mengacu pada MKJI 1997. Pengumpulan data diperoleh melalui survei di lapangan dan parameternya meluputi: Kondisi Geometrik, Kondisi lalu lintas, dan Kondisi lingkungan. Instrumen pengumpulan data menggunakan bantuan berupa formulir survei, alat tulis, jam dan roll meter.
Dari hasil penelitian dan pembahasan pada simpang Empat Jalan Jendral Sudirman Kota Praya didapat lebar rata-rata pendekat (WI) 3,787 meter, jumlah volume arus lalu lintas (Qtot) 2964,4 smp/jam, Kapasitas sebenarnya (C) 3562,02 smp/jam, Nilai Derajat Kejenuhan (DS) 0,832, Tundaan lalu lintas simpang (DT1) 9,734 det/smp, Tundaan lalu lintas jalan utama (DTMA) 7,129 det/smp, Tundaan lalu lintas jalan minor (DTMI) 18,646 det/smp, Tundaan geometrik simpang (DG) 3,983 det/smp, Tundaan simpang (D) 13,906 det/smp dan peluang antrian (QP) 55,13%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan memiliki tingkat pelayanan dibawah rata-rata yang kurang stabil sehingga tidak memenuhi persyaratan dari pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI).