Abstract :
Kekeringan merupakan salah satu bencana yang terjadi secara perlahan dalam waktu yang lama sampai musim hujan tiba yang menyebabkan dampak yang luas. Kekeringan ditunjukkan dengan berkurangnya air yang tersedia dengan yang dibutuhkan pada suatu wilayah karena berkurangnya curah hujan yang terjadi. Latar belakang dari skripsi ini karena terjadinya kekeringan di beberapa kecamatan di lombok tengah terutama kecamatan pujut. Manfaat yang diperoleh dari hasil study ini dapat dijadikan data awal sebagai masukan kepada dinas terkait untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan.
Secara garis besar langkah proses pengerjaan penelitian ini yaitu dengan cara mengumpulkan data berupa data skunder. Penelitian dilakukan pada kecamatan pujut Lombok tengah. Penelitian dilakukan dengan memperhatikan data curah hujan pada stasiun rembitan. Dalam melakukan Analisis Indeks Kekeringan di Kecamatan Pujut menggunakan Metode Theory of Run.
Dari hasil analisa menggunakan metode Theory of Run di Kecamatan Pujut mengalami kekeringan terpanjang pada tahun 2001 yaitu selama 11 bulan. Rata-rata kekeringan yang terjadi mulai dari bulan April sampai bulan November. Puncak kekeringan terjadi pada tahun 2001 bulan mei dengan nilai indeks sebesar -803,47 (ekstrim kering). Hasil verifikasi indeks kekeringan Theory of Run dengan data BPBD Provinsi NTB dengan melakukan akurasi data melalui persentase kesesuaian untuk BPBD ? THR sebesar 66,7%