DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL STUDI KASUS: SIMPANG EMPAT PAOK MOTONG MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
SAMSUL, RIJAL
Subject
624 Teknik Sipil 
Datestamp
2022-03-18 07:19:45 
Abstract :
Persimpangan merupakan faktor yang paling penting dalam menentukan kapasitas dan waktu perjalanan pada suatu ruas jalan, Perkembangan transportasi di Kabupaten Lombok Timur berdampak pada meningkatnya pergerakan manusia, barang, dan jasa. bertambahnya jumlah kendaraan yang tidak diimbangi dengan prasarana akan menimbulkan konflik pada ruas jalan khususnya pada simpang empat Paok Motong Masbagik, untuk mengantisipasi hal tersebut maka perlu melakukan pengkajian atau penelitian lebih lanjut. Penelitian ini dilakukan pada simpang empat Paok Motong Masbagik selama tiga hari yang bertujuan untuk mengetahui volume lalu lintas, dimana volume lalu lintas pada jam puncaknya berada pada hari senin jam 17.00-18.00 WITA (Qtot) sebesar 2703,4 smp/jam yang mengacu pada MKJI 1997. Hasil penelitian dan pembahasan pada simpang empat Paok Motong Masbagik didapatkan lebar rata-rata pendekat (WI) 3,36 meter, jumlah volume arus lalu lintas (Qtot) 2703,4 smp/jam, Kapasitas sebenarnya (C) 3019,89 smp/jam, Nilai Derajat Kejenuhan (DS) 0,895, Tundaan lalu lintas simpang (DT1) 11,276 det/smp, Tundaan lalu lintas jalan utama (DTMA) 8,158 det/smp, Tundaan lalu lintas jalan minor (DTMI) 16,554 det/smp, Tundaan geometrik simpang (DG) 4,024 det/smp, Tundaan simpang (D) 15,300 det/smp dan peluang antrian (QP) batas atas sebesar 72,099%. dan batas bawah sebesar 33,784%, dan tingkat pelayanan jalan tipe E dimana Lalu lintas mulai macet, kecepatan rendah. sehingga untuk DS lebih besar dari 0,75 maka di simpang empat Paok Motong Masbagik perlu dipasang lampu lalu lintas atau Traffic Light sesuai persyaratan dari pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI). 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram