Abstract :
Minasarua adalah minuman yang biasa di konsumsi pada saat puasa dan cuaca dingin. Minasarua terbuat dari rempah-rempah, gula merah, santan dan tape ketan hitam yang di masak menjadi satu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi blondo terhadap beberapa sifat kimia dan sensoris minasarua minuman khas Bima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan konsentrasi blondo pada pembuatan minasarua minuman khas Bima yang terdiri atas 5 (lima) perlakuan yaitu : B1 (5% blondo), B2 (10% blondo), B3 (15% blondo), B4 (20% blondo) dan B5 (25% blondo). Parameter yang signifikan diuji lanjut menggunakan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi blondo berpengaruh secara nyata terhadap kadar abu, kadar protein, aktivitas antioksidan, rasa, warna dan kekentalan, tetapi tidak berpengaruh secara nyata terhadap aroma minasarua yang diamati. Semakin tinggi konsentrasi blondo yang di tambahkan dalam minasarua ,maka kadar abu, kadar protein dan aktivitas antioksidan semakin meningkat. Semakin tinggi konsentrasi blondo yang ditambahkan, maka skor nilai rasa dan warna semakin meningkat sedangkan skor nilai kekentalan menurun. Dalam pembuatan minasarua dengan perlakuan konsentrasi blondo yang berbeda diperoleh perlakuan terbaik pada B5 (konsentrasi blondo 25%) dengan kadar abu 0,94, kadar protein 7,50, aktivitas antioksidan 94,09, rasa dan aroma disukai, warna coklat tua dan mempunyai kekentalan agak kental.