DETAIL DOCUMENT
POTENSI EFEK SAMPING OBAT ANTIVIRUS PADA PASIEN COVID-19 DI NUSA TENGGARA BARAT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
LINA, NUR AZIZAH
Subject
615.8 Terapi Fisik dan Jenis-jenis Terapi 
Datestamp
2022-11-09 02:44:03 
Abstract :
Corona virus disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular pada infeksi saluran pernafasan yang dapat menyebabkan potensi sesak dada, demam, penciuman menghilang secara tiba-tiba dan ruam kulit pada pasien Covid-19 di wilayah Nusa Tenggara Barat. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, Cina pada bulan Desember 2019. Penyebaran Coronavirus dapat terinfeksi dari penderita Covid-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya potensi efek samping obat terapi antivirus pada pasien Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini menggunakan desain observasional deskripsi dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang bersifat Retrospektif yang dilakukan sekaligus bersama-sama di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Terdapat 3 macam antivirus yang digunakan di Nusa Tenggara Barat yaitu Favipiravir, Oseltamivir dan Remdesivir. Efek samping kemungkinan besar pada obat favipiravir adalah mengantuk 50%, efek samping kemungkinan besar pada obat oseltamivir yang paling tinggi adalah mual 53% dan efek samping yang kemungkinan besar pada obat remdesivir adalah nyeri otot atau sendi dan mengantuk 40%. Jadi penggunaan antivirus Covid-19 menimbulkan berbagai macam efek samping akan tetapi tidak ada efek samping yang fatal pada penelitian ini. efek samping dengan skala ukur New Genetic Algoritm (NGA) terkait penggunaan obat antivirus masuk pada kategori bukan Adverse Drug Reaction (ADR) dengan persentase 54%. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram