DETAIL DOCUMENT
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI DAMPAK BROKEN HOME SISWA KELAS V DI MI NURUL QUR’AN PAGUTAN TAHUN AKADEMIK 2021/2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
SITI, SARINA
Subject
370 Pendidikan 
Datestamp
2022-08-25 03:25:26 
Abstract :
Keluarga adalah lingkungan sosial terkecil yang pertama kali dikenal oleh seorang anak, adanya interaksi antara anggota keluarga dapat menyebabkan anak merasa menjadi bagian dari makhluk sosial yang saling memberikan fungsi dan juga perannya masing-masing. Perkembangan anak tidak lepas jauh dari pola asuh orang tua yang harus mampu memberikan kebutuhan pokok secara baik ataupun benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara guru dalam mengatasi prilaku menyimpang siswa broken home serta mengetahui dampak broken home yang berpengaruh bagi perkembangan psikologi dan moral yang menyebabkan prestasi belajarnya menurun. Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan (suami/ istri), tapi juga melibatkan anaknya. Perceraian ini merupakan beban tersendiri bagi anak sehingga akan berdampak buruk bagi pertumbuhan dan perkembangannya dimasa depan. Reaksi anak terhadap perceraian orang tuanya, sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berprilaku sebelumnya, selama maupun sesudah perceraian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang umumnya digunakan untuk mengkaji fenomena dengan menggunakan sudut pandang yang holistik (secara menyeluruh) dan mendalam. Penelitian secara umum sering disebut sebagai pendekatan deskriptif. Deskriptif maksudnya adalah suatu rumusan masalah yang yang dapat memandu penelitian untuk mengeksplorasi ataupun memotret situasi soaial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas, dan mendalam. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kelas V yang terdiri dari 5 orang yang mempunyai dampak keluarga broken home. Hasil penelitian ini menunjukan guru harus mampu melakukan pendekatan secara invidual kepada siswanya supaya anak tersebut mendapatkan perhatian penuh dari guru serta kasih sayangnya. Karena sejatinya perhatian itu tidak pernah ia dapatkan dari orang tuanya. Ini pada hakikatnya terjalin keterikatan antara satu sama lain antara individu maupun siswa terhadap orang tuanya dirumah dan guru. Dengan kerja sama yang baik maka ketiganya akan menjadi satu kesatuan yang tentu akan berdampak positif agar mampu menjalankan kehidupan yang baik sesuai dengan yang diharapkan. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram