Abstract :
Pengelolaan air yang belum optimal adalah salah satu penyebeb dari suatu daerah yang kekurangan akan air terutama untuk air rumah tangga ataupun air pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air untuk lokasi yang posisinya lebih tinggi dari sumber air adalah dengan menggunakan pompa air, jenis pompa yang digunakan salah satunya adalah pompa hidram. Metode penelitian yang digunakan adalah ekperimental dengan rancanga acak lengkap (RAL), dengan variasi perlakuan diameter katup limbah sebagai berikut D1=diameter katup limbah 80mm, D2=diameter katup limbah 70mm, D3=diameter katup limbah 60mm dan D4=diameter katup limbah 50mm. setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga di dapat 12 unit percobaan. Parameter yang diamatai dalam penelitian ini adalah Ketukan katup limbah, debit limbah dan debit hasil, data hasil penelitian dianalisiss menggunakan analisis keragaman pada taraf 5%, bila ada perlakuan yang berbeda nyata maka akan di uji lanjut menggunakann uji Beda Nyata Jujur(BNJ) pada taraf nyata yang sama. Hasil penelitian yang didapatkan Berdasarkan hasil pengujian dari D1, D2, D3 dan D4 menunjukan bahwa tingkat hasil tertinggi berada pada pengujian D2 dengan diameter 70mm dengan hasil, 35,33 Ketukan, debit limbah (Q) sebesar 27.28 liter/menit dan debit hasil (q) sebesar 1.95 liter/menit dan tekanan sebesar 0.43 bar dengan nilai efisiensi menurut metode D’Aubuisson sebesar 0.39%,dan nilai efesiensi menurut Rankin sebesar 0,36%. Sedangkan hasil terendah berada pada pengujian 4 dengan diameter 50mm dengan hasil 38.33 Ketukan, debit limbah28.45 liter/menit, debit hasil 1.62 liter/menit, efisiensi 0.31% metode D’Aubuisson, 0.33% dari metode Rankin dan tekanan 0.29 bar.
Kata Kunci : Air, Diameter katup limbah, Pompa hidram
1. Mahasiswa peneliti
2. Pembimbing utama
3. Pembimbing pendamping