Abstract :
Verba merupakan kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan. Verba menanam bahasa Bima di Kecamatan Lambu memiliki beberapa variasi leksikon. Tindakan menanam dalam bahasa Bima ini memiliki sebutan yang berbeda-beda sesuai dengan alat, cara dan sasaran dari menanam tersebut. Tujuan dari tindakan menanam ini akan mengacu pada alat serta bagaimana tindakan itu dilakukan. Pendekatan yang digunakan untuk menganalisis setiap leksikon pada tindakan menanam bahasa Bima adalah Metabahasa Semantik Alami (MSA). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah masyarakat yang ada di Kecamatan Lambu. Pengumpulan data dengan metode cakap dan metode simak serta pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga pada penelitian ini peneliti mendapatkan 20 variasi leksikon verba menanam bahasa Bima yang ada di Kecamatan Lambu yaitu: : Mu.ra, um.bu, pari, di?di, nggu.da, pan.ta, cong.ge, ca.ki, ca.fa, ta?u, ca.ka, co.ha, cim.bi, cu.ba, cu.bu, com.po, cing.gi, puri, ton.to .pe.ta. 20 leksikon verba menanam ini diklasifikasi berdasarkan: (1) variasi verba menanam berdasarkan tujuan, (2) variasi verba berdasarkan cara (3) variasi verba menanam berdasarkan alat.
Setiap leksikon menanam bahasa Bima ini dieksplikasikan sesuai yang diusulkan weirzbicka. Tindakan menanam yang dilakukan oleh pengalam juga memiliki makna yang tersendiri sesuai dengan konteks mengapa tindakan itu terjadi.