Abstract :
Ada dua persoalan utama yang dikaji dalam penelitian ini yaitu: 1). Bagaimana komunikasi persuasif asatidz dalam meningkatkan minat santri untuk belajar agama di ponpes Assyafi?iyah Menggala? dan 2). Apa hambatan/ kendala yang dialami para asatidz dalam mengadakan komunikasi persuasif dalam meningkatkan minat santri untuk belajar agama di ponpes Assyafi?iyah Menggala? Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komunikasi persuasif asatidz dalam meningkatkan minat santri untuk belajar agama di ponpes Assyafi?iyah Menggala.dan hambatan/kendala yang dialami para asatidz dalam mengadakan komunikasi persuasif dalam meningkatkan minat santri untuk belajar agama di ponpes Assyafi?iyah Menggala..
Untuk menjawab persoalan tersebut peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Dalam pelaksanaan komunikasi persuasif Pondok Pesantren Assyafi?iyah menggunakan metode integritas, asosiasi dan ganjaran dalam meningkatkan ghirah belajar santri. 2). Hambatan komunikasi persuasif yang dihadapi Pondok Pesantren Assyafi?iyah dalam meningkatkan minat belajar santri mencakup aspek psikologis, antropologis dan Sosiologis.