DETAIL DOCUMENT
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BIJI KELOR (Moringa oleifera Lam.) MENGGUNAKAN METODE DPPH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
YULIA, MUTIARA
Subject
610.1 Filsafat dan Teori Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan 
Datestamp
2022-09-16 02:09:41 
Abstract :
Tumbuhan kelor memiliki banyak aktivitas secara farmakologis, menjadikan tumbuhan kelor sangat berkontribusi dalam pengobatan secara tradisional di masyarakat. Berbagai bagian dari tumbuhan kelor seperti akar, daun, bunga, buah, dan biji diketahui memiliki kandungan metabolit sekunderyang dikenal mempunyai peranan sebagai antioksidan alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit skunder yang terdapat dalam ekstrak metanol biji kelor dan pengaruh konsentrasi padaekstak metanol biji kelor (Moringa oleifera Lam) terhadap aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. metode penelitian ini menggunakan eksperimen laboraturium dengan cara membuat 4 konsentrasi ekstrak metanol biji kelor yang diujikan pada panjang gelombang 515 nm dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil skrining fitokimia menunjukan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil pengukuran aktivitas antioksidan yang diperoleh dari konsentrasi 100, 200, 400, dan 800 ppm dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50sebesar 69.167 ppm dengan kategori kuat (IC50<100ppm).Kesimpulannya bahwa biji kelor memiliki aktivitas antioksidan yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu sumber antioksidan alami. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram