Abstract :
Jagung (Zea Mays L)di NTB masih mengalami kendala dalam pengolahan pasca panennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efesiensi dari mesin pemecah biji jagung dengan menggunakan sistem mekanik dengan mesin yang ada di masyarakat saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan secara langsung di bengkel Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan dengan menggunakan variasi beban yang berbeda. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi kapasitas kerja mesin, waktu pengoperasian mesin, persentase hasil saringan 1,2,3 dan 4, pecahan yang tersangkut di alat, pecahan jagung yang tercecer, biji jagung yang belum terpecah. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan analisis keragaman, bila terdapat perbedaan nyata maka di uji lanjut menggunakan uji BNJ (Beda Nyata Jujur) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kerja mesin pemecah biji jagung adalah 2,88215334 g/menit, Waktu yang ditempuh dalam pengoperasian mesin pemecah biji jagung dengan sastem mekanik yaitu selama 2,6723 menit. Dari hasil penelitian tersebut bisa dikatakan bahwa mesin pemecah biji jagung ini memiliki waktu pengoperasian yang lebih cepat.
Kata kunci: Jagug, Mesin Pemecah, Sistem Mekanik