Abstract :
Pada umumnya jalan dibangun sebagai prasarana untuk memudahkan pergerakan dan akses kegiatan ekonomi dan sosial di masyarakat. Keberadaan jalan sangat penting untuk menjaga kecepatan pembangunan ekonomi, perdagangan, dan kegiatan lainnya. Prasarana yang terbebani oleh lalu lintas yang tinggi dan berulang akan mengakibatkan penurunan kualitas jalan sebagai indikator yang jelas dari kondisi pemadatan, baik secara struktural maupun fungsional, yang akan mengalami kerusakan.
Pembangunan ruas jalan baru maupun peningkatan jalan yang telah mengalami kerusakan sehubungan dengan adanya penambahan kapasitas jalan raya sangat diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat menjangkau daerah-daerah terpencil yang merupakan sentral produksi pertanian. Proyek peningkatan jalan kabupaten pada ruas Jalan kadindi-Nangamiro memiliki panjang 2,5 Km. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah nilai pemadatan lapis pondasi agregat kelas A pengujian pada 5 titik STA dengan metode Sand Cone pada ruas Kadindi-Nangamiro sudah sesuai dengan standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018.
Berdasarkan Evaluasi Kepadatan Lapis Pondasi Agregat Kelas ?A?/ LPA dengan Metode Sand Cone pada Ruas Jalan Kadindi-Nangamiro Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, kepadatan yang dilakukan menggunakan pengujian pada 5 titik STA dan kadar air yang digunakan antara 6% - 8%. Hasil kepadatan lapangan: 1. STA 1 + 100 nilai kepadatan 100.0 % 2. STA 1 + 200 nilai kepadatan 100.0 % 3. STA 1 + 300 nilai kepadatan 99.3 % 4. STA 1 + 400 nilai kepadatan 100.0 % 5. STA 1 + 500 nilai kepadatan 99.9 %. Hasil penelitian evaluasi pada ruas Kadindi-Nangamiro Daya dukung dan derajat kepadatan sudah memenuhi spesifikasi yang disyaratkan, hal ini ditandai dengan tercapainya nilai Sand Cone rata-rata yaitu 100%, karena spesifikasi yang disyaratkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 untuk Kepadatan Lapis Pondasi Agregat Kelas ?A? / LPA adalah 95%, 98%, 100%.