Abstract :
Sungai merupakan salah satu sumber daya air yang banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air baku dan keberadaannya sangat penting untuk memenuhi kebutuhan manusia. Pada tahun 2021 Kabupaten Bima mengalami banjir bandang yang terjadi di beberapa titik salah satunya di Kecamatan Monta.. Hampir setiap tahunnya air sungai meluap (offer toping) pada daerah Hulu sungai dan puncak terjadinya banjir yaitu pada hari jum?at tanggal 02-04-2021. Banjir di sungai parodo mengakibatkan adanya korban jiwa, sarana infrastruktur, rumah-rumah, lahan pertanian dan perkebunan, dan sejumlah hewan ternak warga yang berada di daerah bantaran sungai hanyut terbawa banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanggulangan dan pengendalian masalah banjir di sungai Parado. Analisis Simulasi aliran banjir dengan metode unsteady flow menggunakan software HEC-RAS 5.0.7 dengan kala ulang debit rencana 25 tahun.
Dari hasil analisis hidrologi didapatkan nilai debit banjir kala ulang 25 Tahun Q25 = 415.65 m3/detik pada jam ke 2. Berdasarkan hasil analisis Hidrolika menggunakan program HEC-RAS 5.0.7 menunjukan bahwa, terjadi kenaikan muka air banjir pada sungai parado yang melewati batas tanggul sungai dan hampir di setiap bantaran sungai mengalami kenaikan muka air banjir. Kenaikan muka air banjir pada sungai terjadi antara ± 1 m sampai dengan 2,5 meter dari ketinggian tanggul eksisting. Dari permasalahan tersebut solusi yang ditawarkan dalam rangka mengantisipasi agar supaya tidak terjadinya banjir pada sungai tersebut adalah dengan normalisasi sungai burapa penggerukan dasar sungai, pelebaran sungai dan pembuatan tanggul pada sisi kiri dan kanan dengan ketinggian yang variatif tergantung pada keadaan ruas sungai, sehingga dengan cara tersebut dapat mengurangi resiko terjadinya banjir pada sungai parado.