Abstract :
Banyak siswa/pelajar sekarang yang tidak memanfaatkan waktu luang untuk hal-hal yang bermanfaat, misalnya bermain, menonton televisi, bermain play station, mengganggu teman, lempar buku kesana-kemari, tidak disiplin dan lain sebagainya, bukan digunakan untuk investasi masa depan, seperti mengaji, belajar, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan positif lainya. Dalam konteks ini full day school hadir sebagai solusi alternatif yang menjadikan sekolah sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara optimal demi terciptanya masa depan bangsa yang berkualitas tinggi. Pendidikan agama Islam merupakan upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga, mengimani, bertakwa dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran Islam dari sumber utamanya kitab Al-Qur’an hadits, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman. Full day school merupakan sekolah sepanjang hari atau proses belajar mengajar yang diberlakukan dari pagi hari sampai sore hari, mulai pukul 06.45-15-30 WIB, dengan durasi istrahat setiap dua jam sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, dampak, dan kendala implementasi pendidikan agama Islam pada model full day school dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa kelas III SD ‘Aisyiyah 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data di ambil dari hasil wawancara dengan guru dan siswa. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa dengan adanya penerapan full day school pendidikan agama Islam mampu meningkatkan pembentukan karakter dan kedisiplinan pada siswa.
Kata kunci : Pendidikan agama Islam, model full day school.