Abstract :
Bagaimana Mengembangkan E-Modul berbasis STEM Pada Mata Pelajaran Momentum dan Impulsdikelas XI SMA Negeri 1 Labuapiyang valid. Bagaimana Mengembangkan E-Modul berbasis STEM Pada Mata Pelajaran Momentum dan Impulsdikelas XI SMA Negeri 1 Labuapiyang praktis Mengetahui Pengembangan E- Modul berbasis STEM pada Mata Pelajaran Momentum dan Impuls dikelas XI SMA Negeri 1 Labuapiyang valid. Mengetahui pengembangan E-Modul berbasis STEM pada Mata Pelajaran Momentum dan Implusdikelas XI SMA Negeri 1 Labuapiyang praktis. Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) merupakan metode yang digunakan untuk menghasilkan dan menguji produk tertentu. Model penelitian dan pengembangan yang digunkana peneliti yaitu model ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Tahapan penilitian model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementaion, dan Evaluation. Produk yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu e-modul berbasis STEMMedia pembelarjan E-Modul layak digunakan pada proses pembelajaran sebagai bahan ajar. Berdasarkan uji ahli oleh ahli media pembelajaran diperoleh presentase keseluruhan yaitu 81% kategori sangat layak. Validasi oleh ahli menyatakan media pembelajaran e-Modul layak dengan presentase keseluruhan aspek yaitu 85% kategori sangat layak. Validasi ahli bahasa menyatakan media pembelajaran e-Modul layak digunakan dengan presentase 80% dan jumlah skor 51 dari 64.Media pembelajaran e-Modul berbasis STEM dapat dikembangkan lebih lanjut pada materi fisika yang lain. Dapat digunakan untuk penelitian quasi experiment. Media pembelajaran e-Modul berbasis STEM dapat dibuat sebagai media pembelajaran interaktif untuk dikembangkan lebih lanjut. Interaksi antara guru dan siswa lebih baik dalam e-Modul berbasis STEM dapat dibuat forum diskusi