Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Susanti, Susanti
Subject
630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Datestamp
2022-09-27 06:18:53
Abstract :
Singkong (Manihot esculenta) merupakan jenis umbi-umbian yang sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia karena singkong merupakan salah satu komuditas utama yang di konsumsi setelah beras. Menurut Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (NTB) data produksi singkong pada tahun 2009 sebanyak 85.062 ton, tahun 2010 sebanyak 70.606 ton, tahun 2011 sebanyak 75.366 ton, tahun 2012 sebanyak 79.472 ton, Data BPS Provinsi NTB menunjukan bahwa produksi singkong pada tahun 2015 di NTB adalah 107.254 ton. Mesin pengiris singkong sistem rotari telah dibuat dan di modifikasi dengan dua mata pisau dengan sumber penggerak dari mesin pengiris singkong ini adalah motor listrik dengan daya ½ HP, jumlah pisau pada mesin pengiris ini sebanyak empat buah yang terpasang pada papan rumah pisau. Kurang efisiennya mesin pengiris dua mata pisau adalah pada saat pengirisan tingkat ketebalan yang di hasilkan lebih tebal selain hasilnya lebih tebal kurang maksimal juga sehingga hasil pengirisan lebih tebal dan hasil pengirisan kurang renyah, selain hasilnya lebih tebal mesin ini juga tidak di lengkapi tempat penampung hasil pengirisan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental, penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan menggunakan Variasi beban P1 1000 g, P2 2000 g, P33000 g dengan kecepatan putar 1400 rpm. Data hasil dianalisis menggunakan uji anova pada taraf nyata 5%, Parameter yang diuji pada penelitian ini antara lain mengetahui kapasitas produksi mesin dan efisiensi kerja mesin. Hasil rerata uji kapasitas kerja mesin tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 15,26 g/s dan efisiensi kerja mesin tetinggi pada P3 sebesar 75,6 %.