DETAIL DOCUMENT
ANALISIS SEDIMENTASI WADUK JELANTIK KEC JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
LALU, ANANG ZUBAIDI
Subject
624 Teknik Sipil 
Datestamp
2022-09-20 07:39:45 
Abstract :
Waduk Jelantik sangat dangkal sehingga tidak bisa mengairi sawah dan ladang milik masyarakat. Untuk irigasi saja pada data teknis seharusnya mengairi areal seluas 350 Ha tapi dengan kendala sedimentasi yg terus meningkat tampungan genangan bendungan Jelantik pada saat ini hanya mampu mengairi areal seluas kurang lebih 300 Ha saja. Untuk itu perlu adanya penanganan pengangkatan sedimentasi. Kondisi saat ini di Waduk Jelantik sangat dangkal sehingga tidak bisa mengairi sawah dan ladang milik masyarakat. Untuk irigasi saja pada data teknis seharusnya mengairi areal seluas 350 Ha tapi dengan kendala sedimentasi yg terus meningkat tampungan genangan bendungan Jelantik pada saat ini hanya mampu mengairi areal seluas kurang lebih 300 Ha saja. Untuk itu perlu adanya penanganan pengangkatan sedimentasi Secara umum analisa hidrologi merupakan satu bagian analisa awal dalam perencanaan bangunan-bangunan hidrolik. Pengertian yang terkandung di dalamnya adalah bahwa informasi dan besar-besaranyang diperoleh dalam analisa hidrologi merupakan masukan penting dalam analisa selanjutnya. Analisa hidrologi dilakukan untuk mendapatkan besar debit banjir rencana yang akan digunakan untuk merencanakan dimensi sabo dam. Volume sedimentasi yang masuk kedalam tampungan Waduk Jelantik hasil pengukuran tahun 2017 adalah sebesar 216.388,56 m3/tahun, Laju sedimentasi yang terdistribusi kedalam tampungan mati (dead storage) Waduk Jelantik hasil pengukuran tahun 2017 adalah sebesar 18.465,65 m3/tahun. Laju sedimentasi yang terdistribusi kedalam tampungan efektif (effective storage) Waduk Jelantik hasil pengukuran tahun 2017 adalah sebesar 197.923 m3/tahun. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram