Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antifungi dan konsentrasi gel peeling scrub ekstrak etanol daun turi paling efektif untuk menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Metode yang digunakan adalah metode difusi cetak lubang atau sumuran. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah gel peeling scrub ekstrak etanol daun turi yang menggunakan variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas adalah gel peeling scrub ekstrak etanol daun turi yang terdiri dari: konsentrasi 5%, 7,5% dan 10% dengan dilakukan replikasi 3x sedangkan variabel terikat adalah aktivitas antifungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya aktivitas hambat antifungi pada gel peeling scrub ekstrak etanol daun turi terlihat dari konsentrasi 5% sudah mampu mnghambat pertumbuhan candida albicans dengan diameter zona hambat lemah dengan nilai rata-rata 13,3 mm, kemudian diameter zona hambat sedang pada konsentrasi 7,5 mm dan pada konsentrasi 10% dengan diameter zona hambat 20 mm, namun tidak terjadi peningkatan pada konsentrasi 10% dan control negative (aquadest steril) memperlihatkan bahwa tidak terdapat zona bening atau daya hambat disekitar area sumuran yang ditumbuhi jamur. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa gel peeling scrub ekstrak etanol daun turi terbukti dapat menghambat pertumbuhan candida albicans dan didapatkan hasil terbaik pada konsentrasi 7,5% gel peeling scrub ekstrak etanol daun turi mampu menghambat pertumbuhan candisa albicans dengan efektif/optimal.