DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENGGUNAAN COMBINE HARVESTER TERHADAP KEHILANGAN HASIL PADI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
ARYA, ANUGERAH ILAHI
Subject
630 Pertanian & Ilmu Berkaitan 
Datestamp
2022-09-29 07:36:02 
Abstract :
Combine Harvester adalah alat pemanen padi yang dapat memotong bulir tanaman yang berdiri, merontokkan dan membersihkan gabah sambil berjalan dilapangan. Selain untuk mengurangi biaya dan waktu panen, Combine Harvester juga dapat mengurangi kehilangan panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengurangan kehilangan hasil padi jika Combine Harvester digunakan untuk pemanenan padi serta untuk mengetahui tingkat pendapatan dan produksi padi. Penelitian ini dilakukan di kabupaten sumbawa dengan menggunakan data primer yang didapatkan dari para petani pengguna Combine Harvester dan Alat Perontok Padi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik penentuan responden menggunakan sampling pada petani pengguna Combine Harvester dan alat perontok padi. Teknik Analisis data yang digunakan yaitu untuk mengetahui tingkat pendapatan menggunakan analisis total biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan. Sedangkan untuk mengetahui tingkat kehilangan hasil panen menggunakan analisis Kehilangan tercecer saat pemanenan, Kehilangan hasil yang tertinggal pada mesin dan Kehilangan pada perontokan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan combine harvester lebih efektif dan efisien daripada alat perontok padi manual. Combine harvester membutuhkan tenaga kerja 3 orang dengan waktu kerja selama 5 jam/ha dan menghasilkan produksi 3.490 Kg/ha lebih rendah dibandingkan pemanenan padi menggunakan mesin manual yang tenaga kerjanya membutuhkan 8 orang dengan waktu kerja 11 jam/ha dan hasil produksinya 2.550 Kg/ha. Pendapatan yang diperoleh dari pemanenan menggunakan combine hervester sebesar Rp. 24.277.112. lebih besar dari alat perontok padi sebesar Rp. 17.172.455. Bedasarkan nilai B/C Ratio pemanenan menggunakan combine hervester 7,6 lebih layak dari pemanenan menggunakan alat perontok padi yaitu 6,3. Kehilangan hasil panen menggunakan combine harvester 0,049% lebih rendah dari pemanenan menggunakan alat perontok padi 0,068%, sehingga menggunakan combine harvester dapat menekan kehilangan hasil. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram