Abstract :
Meneliti tentang Pemerolehan bahasa pada anak usia 2-3 tahun merupakan proses anak mulai mengenal komunikasi dengan lingkungan secara verba yang disebut dengan pemerolehan bahasa anak. Pemerolehan bahasa pertama pada anak terjadi bila anak-anak yang sejak semula tanpa bahasa, kini telah memperoleh satu bahasa. Penelitian tentang fonologi merupakan suatu penelitian yang mendasar untuk mengetahui bunyi-bunyi bahasa yang dikeluarkan dan bagaimana bunyi-bunyi tersebut dihasilkan karena membicarakan tentang vokal, konsonan, dan diftong. Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini peneliti ingin mendeskripsikan bagaimanakah pemerolehan bahasa pada anak usia 2-3 tahun pada tataran fonologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak usia 2-3 tahun pada tataran fonologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara tidak terstruktur dan rekam. Dalam menganalisis data ada beberapa tahapan yang dilakukan peneliti antara lain identifikasi berarti penetapan, klasifikasi berarti memasukkan atau menempatkan fakta-fakta kedalam hubungan logis berdasarkan suatu sistem, interpretasi bermakna tafsiran, dan menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa anak usia 2-3 tahun pada tataran fonologi yaitu dari bunyi vokal /a/, /i/, /u/, /e/,/Ó™/ dan /o. bunyi konsonan seperti bunyi /b/, /g/, /d/, /c/, /t/, /h/, /m/, /k/, /l/, /j/, /n/, /p/, /s/, /y/. bunyi diftong hanya bunyi /au/ dan /ai/ yang hanya mampu diperoleh dan dikuasai oleh anak usia 2-3 tahun. Sedangkan Konsonan yang belum dapat diucapkan oleh anak usia 2-3 tahun adalah konsonan /r/, /v/, /f/, /x/, /q/ dan /z/.
Kata kunci: pemerolehan bahasa, anak usia 2-3 tahun, tataran fonologi