Abstract :
Penelitian ini akan dilakukan di Dinas Sosial Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dinas Sosial Kota Mataram memberikan pelayanan BPJS gratis. Terdapat masalah yaitu sistem pelayanan kelengkapan administrasi yakni banyaknya syarat-syarat kelengkapan administrasi yang dibutuhkan sehingga proses pelayanan menjadi terhambat oleh waktu. Waktu yang digunakan hanya untuk melengkapi kelengkapan administrasi. Akses pelayanan BPJS gratis penduduk kota Mataram untuk mendapat pelayanan harus datang ke Dinas Sosial Kota Mataram untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena sosial yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik dan dengan cara mendeskripsikan dalam bentuk kata-kata atau kalimat pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Dalam pendekatan kualitataif, kemampuan seorang peneliti sangat menentukan dalam tercapainya kualitas penelitian yang baik. Hasil penelitian ini menyatakan, pelayanan BPJS kesehatan bagi warga miskin dan tidak mampu di kota Mataram sudah berjalan lancar, namun beberapa indikator pengukur efektivitas pelayanan masih belum maksimal karena di pengaruhi oleh beberapa faktor penghambat baik itu dari internal maupun berasal dari luar atau eksternal. Efektivitas pelayanan BPJS kesehatan gratis dapat diukur dari beberapa indikator dilihat dari hasil implementasi. Indicator yang digunakan antara lain kemampuan beradaptasi manusia, prestasi kerja, kepuasan kerja, kualitas pelayanan, integrasi social dan evaluasi. Beberapa faktor penghambat yang ada di lapangan setelah program BPJS gratis ini yaitu kurangnya partisipasi masyarakat kota Mataram, kemampuan pemahaman masyarakat, serta adanya keterbatasan sumber daya manusia