Abstract :
Industri kreatif cukup mendapat perhatian karena dianggap mampu memberikan berkontribusi terhadap pendapatan nasional maupun daerah yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kabupaten Lombok Tengah merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah mengikuti program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) oleh Kemenparekraf. Hasil dari program PMK3I tersebut adalah subsektor kerajinan (kriya) terpilih menjadi subsektor ekonomi kreatif unggulan daerah Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan industri kreatif sektor kerajinan yang dilihat melalui jumlah unit usaha, tenaga kerja, nilai produksi dan nilai investasi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah di Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis uji asumsi klasik dan regresi linear berganda. Berdasarkan hasil uji asumsi klasik didapatkan bahwa hanya variabel tenaga kerja, nilai produksi dan nilai investasi yang memenuhi syarat untuk digunakan pada analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan industri kreatif kerajinan yang dilihat melalui variabel tenaga kerja, nilai produksi dan nilai investasi secara simultan/bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah di Kabupaten Lombok Tengah. Adapun jika diuji secara parsial/individual maka variabel nilai produksi dan nilai investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah di Kabupaten Lombok Tengah, sedangkan variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah di Kabupaten Lombok Tengah.