Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan dan sebaran taman kota sebagai ruang terbuka hijau publik di kota Mataram dimana Kota Mataram merupakan ibu kota dari Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dimana semakin bertambahnya jumlah penduduk maka permintaan kebutuhan akan lahan juga semakin meningkat. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif yang digunakan dengan metode deskriptif untuk menjelaskan dan memecahkan hasil dari penelitian yang dilakukan. Metode pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis Statistik Deskriptif, Analisis Sistem Informasi Geografi dan mengacu pada Permen PU Nomor 5 Tahun 2008 Tentang Penyediaan Kebutuhan Taman Kota. Adapun hasil dari penelitian menunjukan Luas Lahan yang diperlukan untuk penambahan Taman kota sejumlah 2,622 Ha. sebaran taman kota menyebar dibeberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Selaparang, Kecamatan Ampenan, Kecamatan Mataram, Kecamatan Sekarbela, dan Kecamatan Sandubaya. Dengan kata lain hanya Kecamatan Cakranegara yang tidak memiliki taman kota, dan jangakuan radius layanan taman kota di Kota Mataram ialah masing- masing setiap taman kota memiliki jangkauan layanan berjarak (radius) 4 km. Dengan arah dari utara 4 km, arah Selatan 4 km, arah barat 4 km dan arah timur 4 km. Oleh sebab itu jika dilihat dari jangkauan masing-masing taman kota telah terintegrasi oleh semua Kecamatan Yang berada di Wilayah Kota Mataram