Abstract :
Desa di Indonesia diindektikan dengan pusatnya kearifan lokal yaitu sumber dari budaya dan adat istiadat yang terjaga, dalam setiap sendi kehidupan masyarakatnya, demikian pula dengan Desa meninting Kecamatan Batu Layar yang memiliki daerah pesisir, dimana kearifan local dalam bentuk partisipasi masyarakat sangat di perlukan, namun partisipasi tersebut sudah mengalami kemunduran.
Dengan demikian peneliti tertarik untu melihat secara ilmiah tentang partisipasi masyarakt dalam ikut serta membangun lingkungan oleh karena itu penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Selanjutnya metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif yang dimaksudkan untuk mendapatkan informasi lebih mendalam tentang factor yang di teliti, dimana informan penelitian adalah kepala desa dan perangkatnya, badan permusyawaratan desa, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta sebagian masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat partisipasi masyarakat di Desa Meninting dalam pelaksanaan pembangunan fisik mulai dari pembangunan irigasi, selokan air limbah warga, penataan pesisir pantai masih dibilang rendah, hal ini ditunjukan dengan masih rendahnya antusias masyarakat untuk menghadiri rapat- rapat dalam perencanaan pembangunan, masih rendahnya masyarakat dalam menyampaiakan ide dan gagasan dalam pelaksanaan pembangunan.