DETAIL DOCUMENT
Kajian Karakteristik Permukiman Adat Berdasarkan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Di Wilayah Adat/Wet Pengorong Amor-Amor (Desa Gumantar Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Dodik, Sutikno
Subject
629 Lain-lain Cabang Teknik 
Datestamp
2023-02-24 02:23:15 
Abstract :
Masyarakat hukum adat identik dengan nilai nilai kearifan lokal yang menjadi panduan dalam segi kehidupannya. Penampakan nilai nilai kearifan lokal tercermin pada Permukiman adatnya, baik dalam penataan perumahan, sarana dan prasarana yang ada yang berdasar pada nilai nilai kearifan lokal terhadap pesan kehidupan yang merupakan warisan pengetahuan pendahulunya. Masyrakat hukum adat Pengorong Amor Amor yang berada di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan Kabupatan Lombok Utara, masih menjaga kelestarian permukiman adat dan pencerminan nilai nilai kearifan lokal dalam kehidupan sosial, budaya dan spiritualnya yang menjadi karaktristik wilayahnya. Akulturasi kebudayaan dan perkembangan penduduk memberi tantangan, sehingga perkembangan permukiman sekitarnya mulai tersamarkan penerapan nilai nilai kearifan lokal dalam permukimannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengali karakteristik permukiman adat berdasarkan nilai nilai kearrifan lokal terhadap sosial, budaya dan spiritual dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif agar generasi penerusnya dapat memahami nilai nilai yang terkandung di dalamnya. Karakteristik permukiman adat terhadap nilai nilai kearifan lokal dalam wilayah masyarakat hukum adat pengorong amor amor, pada pola dan bentuk perumahan yang menjajar dan melingkar, sarana berugak antar rumah dan posisi jalan permukiman merupakan pesan terhadap dalam menjaga nilai sosial kekeluargaan dan rasa saling menghirmati, proses penentuan lokasi dan arah perumahan, sarana dan prasaran yang mendasarkan pada pola perhitungan ritual adat (jango bangar) dan aturan adat di dalamnya mengadung nilai budaya dan penempatan simbul dalam permukiman berupa bangaran (penanda kampung) yang berada pada lokasi situs seperti mesigit kuno, bangunan pedangan, dan lokasi sambi (lumbung pangan) yang berada di depan rumah mengandung nilai spiritual masyarakatnya pada rasa ketaatan dan kesyukuran pada sang pencipta, orang yang di tokohkan dan alam semesta. Pengetahuan nilai nilai kearifan terhadap permukiman adat perlu dilestarikan agar menjadi hasanah pengetahuan generasi penerus yang bisa berkembang di era moderen dengan tetap menjaga nilai nilai kearifan lokal sebagai karakteristik wilayahnya. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram